Takut Dijatuhi Sanksi AS, Filipina Batalkan Pembelian 16 Helikopter Militer Rusia

Anton Suhartono
Filipina membatalkan pembelian helikopter militer Mi-17 dari Rusia (Foto: Reuters)

Pertanyaan itu kontras dengan yang disampaikannya pada Maret lalu. Saat ditanya apakah invasi Rusia ke Ukraina bisa memengaruhi pembelian, Lorenzana menegaskan tak ada perubahan rencana.

"Kami tidak melihat kemungkinan, itu (pembelian) akan dibatalkan pada saat ini. Hanya waktu yang bisa menjawab," ujarnya, pada Maret.

Dia juga mengatakan saat itu, pembayaran awal telah dilakukan pada Januari 2022. Tidak jelas status pembayaran itu setelah kesepakatan dibatalkan sepihak.

Hal senada disampaikan Duta Besar (Dubes) Filipina untuk AS Jose Manuel Romualdez. Dia menjelaskan kesepakatan itu dibatalkan karena Filipina bisa menghadapi sanksi di bawah Undang-Undang Melawan Musuh Amerika melalui Sanksi.

Sementara itu seorang pejabat militer Filipina mengatakan, kesepakatan akan dihentikan dengan membuat surat keputusan pembatalan, mengingat kontrak sudah ditandatangani. Rusia masih bisa mengajukan banding, namun kecil kemungkinan Filipina berubah pikiran.

Dalam perjanjian yang diteken pada November 2021, batch pertama helikopter Mi-17 dijadwalkan dikirim oleh produsen, Sovtechnoexport, sekitar 2 tahun.

Helikopter Mi-17 dirancang multiperan, bisa digunakan untuk pertempuran, operasi SAR, dan evakuasi medis. Filipina sagngat membutuhkan helikopter angkut berbadan besar karena sering dilanda topan dan bencana alam lain.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran Klaim Tembakkan Rudal dan Drone, Paksa Kapal Perang AS Mundur dari Teluk Oman

57 tahun lalu

Melunak, Trump Tiba-Tiba Bilang Ingin Bertemu Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei

57 tahun lalu

Trump Jagokan Wapres JD Vance-Menlu Rubio Maju Pilpres AS 2028: Mereka Tak Terkalahkan!

57 tahun lalu

DPR AS Sahkan Resolusi Batasi Wewenang Trump dalam Perang Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal