Takut Dijatuhi Sanksi AS, Filipina Batalkan Pembelian 16 Helikopter Militer Rusia

Anton Suhartono
Filipina membatalkan pembelian helikopter militer Mi-17 dari Rusia (Foto: Reuters)

MANILA, iNews.id - Filipina membatalkan pembelian 16 unit helikopter angkut militer Mi-17 dari Rusia. Penyebabnya, negara itu takut kena sanksi dari Amerika Serikat (AS).

Mantan Menteri Pertahanan (Menhan) Filipina Delfin Lorenzana memastikan telah membatalkan kesepakatan senilai 227 juta dolar AS atau sekitar Rp3,4 triliun itu pada bulan lalu. Dia masih menjabat menhan bulan lalu sebelum masa pemerintahan Rodrigo Duterte berakhir pada 30 Juni. 

“Kami bisa dijatuhi sanksi,” kata Lorenzana, kepada Associated Press (AP), menjelaskan alasan pembatalan tersebut.

Menurut dia, AS bisa saja menjatuhkan sanksi sebagai bentuk ketidaksenangannya jika Filipina melanjutkan kesepakatan dengan Rusia.

Di sisi lain, lanjut dia, pejabat keamanan AS menjanjikan helikopter angkut militer sebagai pengganti Mi-17.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran Klaim Tembakkan Rudal dan Drone, Paksa Kapal Perang AS Mundur dari Teluk Oman

57 tahun lalu

Melunak, Trump Tiba-Tiba Bilang Ingin Bertemu Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei

57 tahun lalu

Trump Jagokan Wapres JD Vance-Menlu Rubio Maju Pilpres AS 2028: Mereka Tak Terkalahkan!

57 tahun lalu

DPR AS Sahkan Resolusi Batasi Wewenang Trump dalam Perang Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal