Takut Dibunuh Iran, Trump Minta Disediakan Pesawat Militer Selama Kampanye Pilpres AS

Anton Suhartono
Donald Trump mengajukan permintaan untuk menggunakan pesawat dan kendaraan militer terkait ancaman pembunuhan dari Iran (Foto: AP)

Kampanye Trump baru-baru ini harus dibatalkan di menit-menit terakhir karena Dinas Rahasia kekurangan personel untuk mengawalnya. Dinas Rahasia diguncang oleh banyaknya personel yang mengundurkan diri menjelang pemungutan suara Pilpres AS 2024 pada 5 Nobember.

Sementara itu Biden mengatakan telah memerintahkan Departemen Pertahanan (Pentagon) untuk menyediakan semua yang dibutuhkan Trump demi keamanannya.

"Jika itu sesuai dengan syarat, tidak apa-apa. Namun jika tidak, dia tidak boleh mendapatkannya," kata Biden, singkat.

Trump baru-baru ini menjadi sasaran dua percobaan pembunuhan, namun semua dilakukan oleh warga AS, tidak ada hubungannya dengan Iran. Percobaan pertama berlangsung di Butler, Pennsylvania, pada Juli lalu. Peluru menyerempet kuping kanan hingga dia mengalami luka ringan. 

Satu upaya pembunuhan lainnya terjadi pada 15 September di klub golf Trump di West Palm Beach, Florida. Trump tak mengalami luka apa pun, sementara pelaku melarikan diri sebelum ditangkap.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Yusril Soroti Hubungan Baik Prabowo dan Trump, Indonesia-AS Kian Mesra

57 tahun lalu

Iran Bantah Klaim AS Sistem Pertahanannya Hancur: Jangan Percaya Musuh!

57 tahun lalu

AS Ancam Serang Infrastruktur Iran, Presiden Pezeshkian: Mereka Putus Asa!

57 tahun lalu

Trump Ungkap Heli Tempur Apache AS Ditembak Jatuh Iran Pakai Drone

57 tahun lalu

Presiden Pezeshkian Sebut Ancaman Trump Tak Mempan untuk Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal