Seorang juru bicara Korps Penjaga Perbatasan Polandia mengatakan, patroli pasukan di perbatasan juga menghadapi perilaku yang lebih agresif dalam dua bulan terakhir seiring meningkatnya jumlah migran yang menyeberang ke negara itu.
“Ada banyak serangan terhadap patroli Polandia. Tujuh belas kendaraan dirusak tahun ini, 13 di antaranya terjadi pada Juni saja,” kata Jubir Penjaga Perbatasan Polandia, Anna Michalska.
Sementara Wakil Menteri Koordinator Layanan Khusus Polandia, Stanislaw Zaryn mengatakan, rencana pengerahan ratusan polisi yang diumumkan saat ini juga sebagai tanggapan atas pemindahan tentara bayaran Grup Wagner ke Belarusia.
Keputusan Presiden Rusia Vladimir Putin untuk menawarkan pasukan Wagner pindah ke Belarusia telah menyebabkan ketakutan di antara negara-negara anggota NATO di Eropa Timur. Kehadiran tentara bayaran itu dikahwatirkan dapat menyebabkan ketidakstabilan yang lebih besar di kawasan tersebut.
“Masih menjadi pertanyaan, apakah kelompok Wagner akan terlibat dalam mendestabilisasi Polandia dan juga akan aktif mengoordinasikan rute migrasi,” kata Zaryn kepada Reuters melalui telepon.
“Kami menganggap Wagner tidak pergi ke Belarusia untuk memulihkan diri, tetapi untuk menjalankan misi (dari Rusia). Misi ini dapat ditujukan ke Polandia, tetapi juga melawan Lituania atau Ukraina,” ucapnya.