Sumber-sumber Iran mengatakan kepada NYT, Pezeshkian terlibat dalam perawatan Mojtaba. Meski demikian tak disebutkan secara rinci bagaimana keterlibatan sang presiden dalam perawatan medis Pemimpin Tertinggi berusia 56 tahun tersebut.
Meski terluka parah, Mojtaba tetap tajam secara mental dan aktif. Satu kakinya dilaporkan menjalani operasi tiga kali, dan beliau sedang menunggu prostetik.
Wajah dan bibir Mojtaba dilaporkan menderita luka bakar parah, sehingga sulit berbicara. Sumber tersebut mengatakan, Mojtaba perlu menjalani operasi plastik untuk memulihkan kondisinya.
Inilah yang membuat Mojtaba belum tampil secara fisik dan langsung ke publik, walau sekadar melalui video.
Dia tidak ingin terlihat rentan atau terdengar lemah dalam pidato. Meski demikian Mojtaba telah menyampaikan beberapa pernyataan tertulis yang diposting secara online maupun dibacakan di televisi pemerintah.