Tak Kapok, Politikus Anti-Islam Rasmus Paludan Akan Bakar Alquran di Kedubes Turki

Anton Suhartono
Rasmus Paludan berencana menggelar aksi bakar Alquran lagi, kali ini di depan Kedubes Turki di Stockholm (Foto: Reuters)

Dia juga menegaskan, aksinya itu tidak untuk mendukung etnis Kurdi. Pria anti-imigran itu mengatakan, tidak menentang tuntutan Turki agar Swedia mendeportasi anggota Partai Pekerja Kurdistan (PKK) yang dimasukkan dalam daftar organisasi teroris.

"Saya tidak ingin Kurdi atau Turki di Swedia. Tapi bukan itu intinya, saya hanya tidak ingin Erdogan mendikte," tuturnya.

Paludan menjadi perhatian internasional setelah pada awal tahun lalu menggelar serangkaian aksi membakar Alquran di Swedia. Salah satu aksinya dilakukan di depan Masjid Raslatt, Kota Jonkoping. 

Dia nekat melakukan aksi tersebut meski tak mendapat izin dari kepolisian Swedia. Kepolisian menolak memberikan izin kepada Paludan untuk menggelar demonstrasi pembakaran Alquran yang sedianya digelar serentak pada 1 Mei 2022, bertepatan dengan Hari Buruh Internasional. 
Kelompok Muslim Swedia mengecam keras aksi Paludan dan menyebutnya sebagai provokasi. 

Kecaman juga datang dari politikus Swedia keturunan Turki, Mikail Yuksel, pendiri Partai Nyans (Warna Berbeda). Dia menyerukan semua pihak untuk menghentikan provokasi Paludan. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump Peringatkan Eropa Bisa Lenyap karena 2 Hal Ini, Apa Saja?

57 tahun lalu

Menlu Turki: Israel Biang Masalah Global!

57 tahun lalu

Heboh, Menteri Perempuan Swedia Bawa Bayi ke Pertemuan Uni Eropa

57 tahun lalu

Tok! Kakek 61 Tahun di Swedia Divonis Penjara gegara Paksa Istri Layani 120 Pria

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal