Tak Ada Penghormatan Negara, Mantan PM China Zhao Ziyang Dimakamkan Setelah 14 Tahun Meninggal

Anton Suhartono
Suasana makam Zhao Ziyang di pemakaman Changping (Foto: AFP)

Zhao tidak dimakamkan di Pemakaman Baobashan seperti kebiasaan para pahlawan revolusioner dan tokoh-tokoh Partai Komunis.

Penolakan Zhao untuk menggunakan kekerasan dalam menangani demonstrai pro-demokrasi harus dibayar mahal. Dia dipecat dan mendekam di tahanan rumah selama 16 tahun sampai menemui ajal.

Zhao menentang pemberlakukan darurat militer oleh pemimpin tertinggi Deng Xiaoping pada 1989, saat ratusan warga sipil tidak bersenjata, informasi lain menyebutkan lebih dari 1.000 orang, tewas pada 4 Juni.

Dia menjabat sebagai PM China pada 1980 sampai 1987 dan Sekjen Partai Komunis China pada 1987-1989.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Bisnis
3 jam lalu

Trump Boyong Miliarder ke China Temui Xi Jinping, Ada Orang Terkaya Dunia hingga Ikon AI

Internasional
3 jam lalu

Daftar 15 CEO AS Diajak Trump ke China, Kekayaaan Gabungan Tembus Rp17.500 Triliun

Internasional
13 jam lalu

Iran Beri Izin 30 Kapal China Lintasi Selat Hormuz saat Xi Jinping Bertemu Trump

Internasional
11 jam lalu

Xi Jinping Peringatkan Trump, China-AS Bisa Perang gegara Taiwan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal