Oleh karena itu pemerintah memutuskan melonggarkan pembatasan dan secara bertahap membuka kembali pintu masuk ke wilayah berpenduduk 23 juta jiwa itu.
Sementara itu di saat yang sama China memberlakukan lockdown ketat di Shanghai serta menjalar ke beberapa daerah di Ibu Kota Beijing.
Sebelumnya China meragukan langkah yang diterapkan Taiwan bisa mengendalikan kasus Covid-19. Kantor Urusan Taiwan di Beijing menyatakan model yang diterapkan Taiwan dalam menangani pandemi bisa menyebabkan lonjakan kasus kematian.
Aktivitas di sebagian besar Taiwan berjalan normal, meski ada titik-titik penyebaran seperti di beberapa sekolah.
Saat ini Taiwan masih memberlakukan karantina wajib bagi pendatang asing yakni selama 10 hari, aturan yang sudah tak dipakai di sebagian besar negara Asia.