Taiwan Sebut Lockdown Covid di China Kejam, Ogah Tiru meski Kasus Melonjak

Anton Suhartono
Taiwan menyebut lockdown Covid-19 di China kejam (Foto: Reuters)

Oleh karena itu pemerintah memutuskan melonggarkan pembatasan dan secara bertahap membuka kembali pintu masuk ke wilayah berpenduduk 23 juta jiwa itu.

Sementara itu di saat yang sama China memberlakukan lockdown ketat di Shanghai serta menjalar ke beberapa daerah di Ibu Kota Beijing.

Sebelumnya China meragukan langkah yang diterapkan Taiwan bisa mengendalikan kasus Covid-19. Kantor Urusan Taiwan di Beijing menyatakan model yang diterapkan Taiwan dalam menangani pandemi bisa menyebabkan lonjakan kasus kematian.

Aktivitas di sebagian besar Taiwan berjalan normal, meski ada titik-titik penyebaran seperti di beberapa sekolah.

Saat ini Taiwan masih memberlakukan karantina wajib bagi pendatang asing yakni selama 10 hari, aturan yang sudah tak dipakai di sebagian besar negara Asia.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kisah Anjing Pemilik 1,5 Juta Follower Medsos Dikira Hewan Liar, Dibunuh Jadi Santapan Restoran

57 tahun lalu

Jangan Panik! Ebola Tidak Gampang Menular seperti Covid-19

57 tahun lalu

Mercedes-Benz Terancam Dilarang Jual Mobil di AS, Takut Kepemilikan Saham China

57 tahun lalu

Latihan Hadapi Mesin Rusak, Pesawat Militer Taiwan malah Jatuh Tewaskan 2 Pilot

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal