Dia kembali menegaskan tak berharap ada konfrontasi dengan China, namun militer siap menghadapi kemungkinan terburuk.
"Jika komunis China bergerak lagi, tugas angkatan bersenjata adalah berperang. Kami tidak akan membiarkan berulangnya provokasi. Kami tidak bisa terima itu," kata Chiu.
Pemerintah Taiwan sejauh ini belum mengumumkan rencana kunjungan Tsai ke AS. Negeri Paman Sam sebenarnya bukan persinggahan utama dalam tur Tsai ke Amerika. Tsai akan berkunjung ke negara-negara yang memiliki hubungan diplomatik resmi dengan Taiwan di Amerika Latin dan Karibia.
Sebelumnya Menlu China Qin Gang mengkritik pernyataan pejabat AS yang mengatakan Taiwan bukan urusan dalam negerinya. China mengklaim Taiwan sebagai salah satu provinsinya.
“Masalah Taiwan adalah inti dari kepentingan utama China, landasan politik hubungan China-AS adalah garis merah pertama yang tidak boleh dilanggar dalam hubungan China-AS,” katanya.
China, lanjut dia, akan terus berupaya untuk menyatukan kembali Taiwan melalui cara damai. Namun negaranya berhak melakukan semua tindakan yang diperlukan untuk merebutnya kembali.
"Tidak seorang pun boleh meremehkan tekad kuat dan kemampuan besar pemerintah dan rakyat China untuk menjaga kedaulatan nasional dan integritas wilayah," tuturnya.