Syekh Mohammed Ditunjuk Jadi Perdana Menteri Kuwait yang Baru

Anton Suhartono
Syekh Mohammed Sabah Al Salem Al Sabah ditunjuk sebagai perdana menteri Kuwait yang baru (Foto: X)

China semakin diterima di Teluk, terutama setelah menjadi penengah normalisasi hubungan Arab Saudi dengan Iran pada Maret 2023.

Semenatar itu di dalam negeri, Kuwait bergulat dengan ketegangan antara sesama anggota kerajaan serta para pengkritik di parlemen. Ketegangan itu kerap kali mengalami kebuntuan dan perpecahan yang dampaknya menghambat reformasi fiskal dan ekonomi negara dengan cadangan minyak ke-7 terbesar di dunia itu.

Kebuntuan politik di Kuwait selama puluhan tahun menyebabkan perombakan kabinet dan pembubaran parlemen.

Badan legislatif Kuwait memiliki pengaruh lebih besar dalam menentukan kebijakan pemerintah, berbeda dengan badan serupa lainnya di negara Teluk. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
28 hari lalu

Diserang Iran, Kuwait Liburkan Salat Tarawih di Seluruh Masjid Seminggu

Internasional
1 bulan lalu

Nah, 3 Jet Tempur F-15E AS Jatuh Tertembak Rudal Kuwait saat Akan Serang Iran

Buletin
1 bulan lalu

Perang Memanas! Jet Tempur AS F-15 Jatuh Misterius di Kuwait, Pesawat Lain Tertembak! 

Internasional
1 bulan lalu

Jet-Jet Tempur AS Mulai Rontok Lawan Iran, F-15E Keok di Kuwait

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal