Susah Cari Pasangan? Coba ke Pasar Ini, Bisa Beli Suami

Umaya Khusniah
Saurath Mela atau Sabhagachhi atau pasar mempelai pria. (Foto: Ismat Ara/Al Jazeera)

Calon suami berdiri di depan umum, sementara itu, wali laki-laki dari anak perempuan, biasanya ayah atau saudara laki-laki yang akan memilih. Umumnya, pengantin wanita tidak memiliki suara dalam proses pemilihannya. 

Penduduk setempat mengatakan keluarga calon pengantin perempuan mengunjungi desa tersebut tanpa menyatakan niat. Mereka mengamati para pria secara diam-diam dari jauh.

Jika telah terjadi kesepakatan, keluarga perempuan mengenakan Mithila gamchha atau selendang merah di atas pengantin pria terpilih untuk membuat pernyataan publik tentang pilihannya. Selanjutnya calon mempelai pria bisa dibawa pulang. Mereka juga bisa meminta mas kawin kepada keluarga perempuan.

Sayangnya, tradisi ini mulai sepi peminat. Anak muda kini banyak yang beralih ke aplikasi kencan online. 

“Sekarang, hampir tidak ada ratusan pengantin pria yang berkumpul selama acara berlangsung,” kata warga Swaraj Chaudhary (50) kepada Al Jazeera. 

Penduduk menyalahkan media dan politisi atas penurunan minat pada tradisi ini. Media menggambarkan tradisi itu sebagai pasar di mana laki-laki dijual seperti ternak dan label mahar terbuka. 

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
Internasional
8 jam lalu

Duh, 3 Remaja Saudara Kandung Bunuh Diri gegara Dilarang Main Game dan Nonton Drama Korea

Internasional
8 hari lalu

Pesawat Jet Pribadi Bawa Wakil Menteri Kepala India Jatuh

Nasional
10 hari lalu

Kapolri: Kasus Suami Korban Jambret Jadi Tersangka Diselesaikan lewat Restorative Justice

Nasional
11 hari lalu

Virus Nipah Menyerang Negara Tetangga Indonesia, Wajib Waspada!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal