Surat Ancaman untuk Kedubes Korsel, Isinya Warga Korea di Jepang Sedang Diburu

Anton Suhartono
Banner kampanye antiJepang di Korsel (Foto: AFP)

Hal serupa terjadi di Jepang. Dampaknya maskapai dari dua pihak mengurangi jadwal penerbangan.

Selain itu tabloid Jepang Shukan Post membuat keruh suasana setelah terbitan edisi 13 September bocor. Shukan Post membuat laporan khusus bertajuk 'We Don't Need Korea', memicu kemarahan warga Korsel dan tuduhan ujaran kebencian.

Pada Senin (2/9/2019) Shukan Post meminta maaf.

"Laporan ini menyebarkan kesalahpahaman dan kurang dipertimbangkan," kata Shukan Post, dalam pernyataan.

Warganet meramaikan Twitter dengan komentar 'We Don't Need Shukan Post', namun sebagian justru membela dengan menyebut orang Korea dan para pendukungnya terlalu sensitif.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Megapolitan
3 hari lalu

Polda Metro Selidiki Viral Dugaan Prostitusi Anak di Jakarta Libatkan WN Jepang

Internasional
9 hari lalu

Hakim yang Vonis Mantan Ibu Negara Korsel Kim Keon Hee 4 Tahun Penjara Ditemukan Tewas

Nasional
11 hari lalu

Menhan Sjafrie dan Menhan Jepang Tiba di Jakarta, Siap Teken Kerja Sama Pertahanan

Nasional
12 hari lalu

IKN Terima Investasi Rp1,15 triliun dari Perusahaan Korsel, bakal Bangun Apartemen dan Hotel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal