Sudan Kacau akibat Perang Saudara: Uang Tak Laku, Warga Transaksi Barter

Anton Suhartono
Sudan dilanda perang saudara sejak 2 tahun terakhir, menyebabkan kekacauan politik hinga keuangan (Foto: AP)

KHARTUM, iNews.id - Sudan dilanda perang saudara sejak 2 tahun terakhir, menyebabkan kekacauan politik, ekonomi, hinga keuangan. Warga mengalami kesulitan untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Perang antara pasukan pemerintah dengan pemberontak Pasukan Dukungan Cepat (RSF) semakin sengit sejak sebulan terakhir. RSF menduduki Kota El Fasher setelah berada dalam penguasaan pasukan pemerintah, memicu pembunuhan ribuan sadis warga sipil.

Sistem perbankan ambruk setelah lebih dari 2 tahun perang, barter dan surat utang menjadi satu-satunya cara bagi banyak orang untuk mengamankan kebutuhan pokok.

"Saya tidak memegang uang kertas selama lebih dari 9 bulan," kata Ali, seorang pegawai negeri sipil (PNS) di Dilling, Negara Bagian Kordofan, kepada AFP, dikutip Rabu (3/12/2025).

Dilling dikepung personel RSF. Seperti di wilayah lain, Dilling dan peralatan rumah tangga digunakan sebagai alat tukar untuk bahan pokok seperti tepung, beras, atau beberapa bahan bakar untuk kendaraan atau genset.

"Saya pernah menukar cangkul dan kursi dengan tiga karung sorgum (sereal)," kata pria 33 tahun itu.

Runtuhnya sistem perbankan, uang tunai seperti tidak bernilai lagi di beberapa wilayah.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
13 jam lalu

Horor! Serangan Drone Milisi RSF di Sudan Tewaskan 24 Orang, Termasuk 8 Anak

Nasional
3 hari lalu

KPK Sita Uang Rp40,5 Miliar hingga Emas 5,3 Kg terkait Kasus Impor Barang di Bea Cukai

Internasional
4 hari lalu

Dubes Sudan Ungkap Negaranya Diacak-acak Asing karena Kaya Sumber Daya Alam

Internasional
5 hari lalu

Nah, Elon Musk Sebut Perang Saudara di AS Telah Pecah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal