Suasana Kepanikan di RS Indonesia yang Dikepung Israel, Korban Tewas Belum Dievakuasi

Anton Suhartono
Jurnalis Al Jazeera menggambarkan kepanikan di RS Indonesia di Gaza (Foto: Al Jazeera)

Sementara itu ribuan orang pengungsi yang berada di rumah sakit berupaya mencari tempat aman untuk menghindari tembakan maupun pengeboman Israel.

Hal senada disampaikan pejabat Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza, Munner Al Bursh. Serangan artileri Israel dimulai pada Minggu tengah malam menargetkan ruang bedah di lantai 2. Serangan itu melukai para dokter serta membunuh 12 warga sipil, termasuk pasien dan pengungsi.

Serangan masih terus berlanjut hingga Senin siang waktu setempat. Pasukan Israel menembaki orang-orang yang meninggalkan rumah sakit.

Menurut Al Bursh, jenazah para korban tewas masih tergeletak di jalanan, belum ada yang bisa menjangkau mereka.

Sekolah Al Kuwait yang dikelola PBB, berlokasi tak jauh dari RS Indonesia, juga dibakar oleh pasukan Israel. Di sekolah itu ada ratusan pengungsi yang nasibnya belum diketahui.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Palestina Akhirnya Gelar Pemilu Legislatif Tahun Ini, Pertama sejak 20 Tahun

57 tahun lalu

Lebanon Rugi Rp72 Triliun akibat Serangan Israel sejak 2 Maret, Belum Termasuk Kerusakan Ekonomi

57 tahun lalu

Menhan Israel Ancam Bunuh Pemimpin Tertinggi Mojtaba saat Iran Gelar Pemakaman Ali Khamenei

57 tahun lalu

Hamas Bubarkan Pemerintahan Gaza di Tengah Proses Gencatan Senjata dengan Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal