Sosok Syekh Yusuf Al Qaradawi, Ulama Berpengaruh Hafal Alquran sejak Usia 10 Tahun

Anton Suhartono
Yusuf Al Qaradawi (Foto: Reuters)

"Tugas bangsa adalah melawan para penindas, menahan tangan dan membungkam lidah mereka," kata Al Qaradawi, merespons terpilihnya Sisi.

Atas perlawanannya, Al Qaradawi dijatuhi hukuman mati dalam sidang in absentia di pengadilan Mesir pada 2015. Dia divonis hukuman mati bersama Mursi dan sekitar 90 orang lainnya terkait pembobolan penjara pada 2011. Tuduhan yang tak masuk akal karena saat itu Al Qaradawi berada di Qatar. 

Dia juga mengecam Saudi karena mendukung Sisi. Pada 2014 setelah Saudi dan sekutu menarik dubes dari Doha, Al Qaradawi menghentikan ceramah dengan alasan ingin mengurangi tekanan terhadap Qatar. Meski demikian dia masih mengkritik para penguasa Mesir yang baru.

Pria yang sudah hafal Alquran sejak usia 10 tahun itu pernah menjabat Ketua Persatuan Cendekiawan Muslim Internasional (IUMS) yang didirikan pada 2004.

Qaradawi merupakan penentang takfiri, konsep yang dianut kelompok militan Islam yang membolehkan pembunuhan sesama Muslim yang tidak setuju dengan pandangan mereka. Al Qaradawi menyebut paham ini sebagai salah satu fenomena paling berbahaya yang dihadapi umat Islam.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ledakan Dahsyat Guncang Fasilitas Gas Qatar, Korban Berjatuhan

57 tahun lalu

Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar untuk Trump Diuji Terbang

57 tahun lalu

Trump Segera Gunakan Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar, Tiba di Lanud Andrews

57 tahun lalu

Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi, Pramono: Jakarta Harus Jadi Rumah Semua Suku dan Agama

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal