Sosok Syekh Yusuf Al Qaradawi, Ulama Berpengaruh Hafal Alquran sejak Usia 10 Tahun

Anton Suhartono
Yusuf Al Qaradawi (Foto: Reuters)

Saat muda Al Qaradawi juga bergabung dengan organisasi Ikhwanul Muslimin, kelompok terlarang di Mesir dan negara-negara Arab. Organisasi ini dipandang sebagai ancaman oleh para pemimpin Arab otokratis sejak didirikan pada 1928 oleh Hasan Al Banna.

Dia menolak tawaran untuk memimpin organisasi itu dan memilih fokus menyampaikan ceramah.

Salah satu penampilannya yang menonjol adalah setelah penggulingan Presiden Hosni Mubarak. Saat itu dia tampil di Tahrir Square, Kairo, menyampaikan orasi kepada ratusan ribu pendukung. Dia mengatakan rasa takut telah dicabut dari warga Mesir yang telah menggulingkan firaun modern.

Sejak penggulingan Mubarak, Ikhwanul Muslimin merasakan kebebasan sesaat serta memilih Mohamed Mursi sebagai presiden pada 2012.  Setahun kemudian militer Mesir menggulingkan Mursi. Al Qaradawi pun mengecam keras tindakan keras militer terhadap kepemimpinan Ikhwanul Muslimin yang sah, dipilih berdasarkan pemilu yang demokratis.

Dia juga menyerukan pemboikot pemilu 2014 yang mengantarkan panglima angkatan bersenjata Mesir Abdel Fattah Al Sisi menjadi presiden.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ledakan Dahsyat Guncang Fasilitas Gas Qatar, Korban Berjatuhan

57 tahun lalu

Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar untuk Trump Diuji Terbang

57 tahun lalu

Trump Segera Gunakan Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar, Tiba di Lanud Andrews

57 tahun lalu

Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi, Pramono: Jakarta Harus Jadi Rumah Semua Suku dan Agama

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal