Sosok Asif Ali Zardari, Mantan Suami Benazir Bhutto Presiden Pakistan yang Baru

Anton Suhartono
Asif Ali Zardari terpilih kembali menjadi presiden Pakistan (Foto: Reuters)

Presiden Pakistan dipilih melalui pemungutan suara di majelis rendah dan majelis tinggi parlemen serta empat dewan legislatif provinsi.

Zardari merupakan mantan suami dari Almarhumah Benazir Bhutto, mantan perdana menteri Pakistan yang terbunuh dalam serangan bom bunuh diri pada Desember 2007. Namanya di kancah politik Pakistan bersinar setelah pembunuhan terhadap sang istri.

Setelah itu dia mengambil kendali Partai Rakyat Pakistan (PPP), sejalan dengan keinginan yang diungkapkan dalam surat wasiat Almarhumah.

Zardari menjadi presiden pada 2008 dan menjabat hingga 2013. Pencapaian terbesar Zardari di masa jabatan pertamanya adalah terbangunnya konsensus antara berbagai kepentingan politik yang jarang terjadi di negara itu. Saat itu dia memfasilitasi pengadopsian kerangka hukum dan politik baru untuk mendesentralisasikan kekuasaan serta mengekang kekuasaan presiden yang dipegang oleh mantan pemimpin militer.

Sejak awal 1990-an hingga 2004, dia menghabiskan 11 tahun di penjara atas tuduhan korupsi. Tuduhan yang tidak pernah dibuktikan di pengadilan. Zardari menyebut dirinya sebagai korban politik penguasa yang saat itu mendapat dukungan dari militer.

Namun perlahan tapi pasti, dia berhasil membangun citranya lagi dan terjun ke politik hingga mendapatkan jabatan presiden.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
3 jam lalu

Momen Jet-Jet Tempur Pakistan Bentuk Perisai Lindungi Pesawat Delegasi Iran dari Seragan Israel

Internasional
4 jam lalu

Keras! Menhan Pakistan Sebut Israel Terkutuk, Singgung Gaza dan Lebanon

Internasional
5 jam lalu

Ini Alasan AS Pilih Pakistan Jadi Mediator Damai Konflik dengan Iran, bukan Turki

Internasional
1 hari lalu

Trump: Perundingan Damai AS-Iran Digelar Tertutup

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal