Skandal Boyband J-pop, Jepang Buka Hotline bagi Laki-Laki Korban Pelecehan Seksual 

Anton Suhartono
Ilustrasi Jepang membuka hotline pengaduan bagi laki-laki dewasa maupun anak-anak yang menjadi korban pelecehan seksual (Foto: Ist)

TOKYO, iNews.id - Pemerintah Jepang akan membuka hotline bagi laki-laki dewasa maupun anak-anak yang menjadi korban pelecehan seksual. Langkah ini diambil setelah kasus pelecehan melibatkan korban personel boybandJ-pop mencuat.

Skandal pelecehan seksual menerpa Johnny & Associates, agensi yang melahirkan boyband-boyband kenamaan di Jepang.

Kantor kabinet Jepang menyatakan, hotline akan dibuka selama 3 bulan mulai Jumat pekan ini. Para spesialis akan menerima telepon untuk konseling.

“Kami berharap para korban merasa aman dan bisa berkonsultasi tanpa ragu-ragu,” Ayuko Kato, menteri urusan anak-anak Jepang, dikutip dari AFP, Selasa (19/9/2023).

Pada awal September, Johnny & Associates untuk pertama kali mengakui sang pendirinya, Johnny Kitagawa, melakukan pelecehan seksual terhadap para talent muda. Parahnya pelecehan berlangsung selama puluhan tahun.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa M7,2 di Jepang: Gedung-Gedung di Tokyo Berguncang, Korban Nihil

57 tahun lalu

Gempa Besar Guncang AS, Venezuela, dan Jepang, Ini Penjelasan Ahli

57 tahun lalu

Heboh Kasus Pelecehan Seksual Atlet Menembak 15 Tahun, Erick Thohir Turun Tangan

57 tahun lalu

Kasus Penganiayaan, Dewi Soekarno Jalani Sidang di Pengadilan Jepang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal