Sistem Pertahanan Udara Suriah Gagalkan Rangkaian Serangan Rudal Israel

Arif Budiwinarto
Sistem pertahanan udara milik militer Suriah. (foto: ist)

Israel telah melakukan ratusan serangan baik udara maupun darat ke wilayah Suriah sejak perang sipil berkecamuk pada 2011, mereka menargetkan kelompok bersenjata dukungan Iran dan Hizbullah serta konsentrasi tentara pemerintah Suriah.

Militer Israel jarang mengakui setiap serangan yang dilakukan, tetapi pada 3 Agustus lalu negara Yahudi membenarkan serangan udara menggunakan jet-jet tempur dan helikopeter yang menghancurkan fasilitas militer Suriah di selatan negara itu.

Pemimpin Hizbullah, Hassan Nasrallah, memperingatkan akan membunuh satu prajurit Israel untuk setiap pejuang yang tewas akibat serangan Negara Yahudi. Peringatan tersebut dikeluarkan Hizbullah setelah seorang pejuangnya tewas dalam serangan udara Israel pada 20 Juli lalu.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hizbullah Gempur Pasukan Israel di Lebanon, IDF Diklaim Mundur dari Medan Tempur

57 tahun lalu

Drone Hizbullah Ledakkan Markas Militer Israel di Palestina Selatan, Ketegangan Kian Memanas

57 tahun lalu

10.000 Lebih Jenazah Warga Gaza Masih Terkubur di Reruntuhan, Terancam Tak Bisa Diidentifikasi

57 tahun lalu

Israel Gempur Lebanon Bikin Iran Murka, Trump: Seharusnya Tak Terjadi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal