Sistem Pertahanan Buatan AS Bisa Dibobol Rudal Houthi, Uni Emirat Arab Beli Punya Israel

Anton Suhartono
Sistem pertahanan udara Spyder Israel (Foto: Rafael)

UAE menjadi target serangan Houthi pada Januari dan Februari lalu, mengincar terminal di bandara Abu Dhabi yang sedang dibangun serta kompleks fasilitas minyak. Serangan drone dan rudal itu sebagian besar mampu dicegat, namun ada yang lolos hingga menewaskan tiga warga sipil. Sejak itu UEA merasa perlu meningkatkan kemampuan pertahanan udara. 

Serangan tersebut mengejutkan para pemimpin UEA yang sejak lama yakin akan kemampuan sistem pertahanan buatan AS. Beberapa rudal dan drone terbang pada ketinggian rendah untuk menghindari deteksi THAAD dan Patriot.

Sementara itu Spyder mampu mempertahankan area luas dari ancaman serangan drone, rudal jelajah, jet tempur, pesawat pengebom, dan helikopter, termasuk dari ketinggian rendah.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran: Israel Ingin Sabotase Perjanjian Damai Iran-AS

57 tahun lalu

Diam-Diam Pemerintahan Trump Kontak Oposisi Israel, Ingin Singkirkan Netanyahu?

57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Turun usai AS-Iran Capai Kemajuan Perundingan Damai

57 tahun lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Ambles ke Rp17.843 per Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal