Singapura Tangkap Warganya yang Pernah Jadi Mata-Mata China di AS

Anton Suhartono
Singapura menangkap seorang warganya yang pernah ditahan di AS karena menjadi mata-mata China (Foto: AFP)

SINGAPURA, iNews.id - Otoritas Singapura menangkap seorang warganya yang pernah dipenjara di Amerika Serikat (AS) atas tuduhan menjadi mata-mata untuk China.

Pria bernama Dickson Yeo itu ditangkap begitu tiba di Singapura, Rabu (30/12/2020), setelah menyelesaikan hukuman penjara 14 bulan di AS.

Departemen Keamanan Dalam Negeri Singapura (ISD) menyatakan, otoritas akan menyelidiki apakah keberadaan Yeo menimbulkan risiko keamanan bagi negara atau tidak.

"Singapura tidak akan membiarkan warganya dimanfaatkan atau digunakan oleh aktor asing untuk kegiatan yang merugikan keamanan dan kepentingan nasional kami," bunyi pernyataan ISD, dikutip dari Reuters.

"Pemerintah memandang sangat serius setiap warga Singapura yang diam-diam menjalin hubungan dengan pemerintah asing dan terlibat dalam kegiatan spionase atau subversif atas perintah kekuatan asing." 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menkeu Purbaya bakal Kunjungi China Pekan Depan, Bahas Apa?

57 tahun lalu

Yusril Soroti Hubungan Baik Prabowo dan Trump, Indonesia-AS Kian Mesra

57 tahun lalu

China akan Bangun Pusat Padi di Papua, Tingkatkan Produksi Beras

57 tahun lalu

Iran Bantah Klaim AS Sistem Pertahanannya Hancur: Jangan Percaya Musuh!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal