Sinagog Kerap Jadi Target Serangan, Jerman Perketat UU Kejahatan Anti-Yahudi

Nathania Riris Michico
Pria Jerman mengenakan Kippah, penutup kepala yang secara tradisional dipakai oleh pria Yahudi. (FOTO: GETTY IMAGES)

"Perubahan itu adalah langkah penting menuju hukuman yang konsisten atas kejahatan anti-Semit."

Perubahan itu merupakan bagian dari paket tindakan pemerintah yang diumumkan sejak serangan Halle. Kebijakan lain termasuk mewajibkan perusahaan media sosial melaporkan ancaman kematian dan hasutan kebencian rasial kepada polisi.

Dalam serangan di Halle, seorang pria bersenjata menembaki sebuah toko kebab setelah sebelumnya mencoba dan gagal menyerbu sebuah sinagog. Dia membunuh seorang pelanggan berusia 20 tahun di toko dan seorang pejalan kaki perempuan, sebelum akhirnya ditangkap.

Kejahatan anti-Semit meningkat hampir 10 persen di Jerman tahun lalu, di mana kekerasan meningkat lebih dari 60 persen, menurut data kepolisian awal yang dirilis pada Februari.

Polisi mencatat ada 1.646 pelanggaran yang dimotivasi oleh kebencian terhadap orang Yahudi, tingkat tertinggi dalam satu dekade.

Di antara pelanggaran itu, ada 62 pelanggaran berat yang menyebabkan 43 orang terluka, dari angka sebelumnya total 37 serangan fisik pada 2018.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Wapres AS JD Vance: Mengkritik Israel Bukan Berarti Anti-Semit

57 tahun lalu

Jamu Steinmeier, Prabowo Sebut Jerman Jadi Inspirasi Inovasi Kemajuan Teknologi

57 tahun lalu

Prabowo Ajak Jerman Investasi Kendaraan Listrik hingga Industri Semikonduktor di RI

57 tahun lalu

Di Hadapan Presiden Jerman, Prabowo Serukan Konflik Harus Diakhiri Lewat Perundingan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal