Siapakah Mahsa Amini? Ditangkap Usai Langgar Aturan Hijab, Kematiannya Picu Aksi Protes di Iran

Ami Heppy S
Perempuan Iran memotong rambut, membuka dan membakar jilbab sebagai bentuk protes atas kematian Mahsa Amini setelah dipukuli polisi moral. (Foto: tangkapan layar video/Twitter Masih Alinejad)

Dalam unggahan di Instagram, pihak rumah sakit mengklaim bahwa Mahsa Amini mengalami mati otak saat dibawa ke sana.  

"Resusitasi dilakukan pada pasien, detak jantung kembali dan pasien dirawat di unit perawatan intensif," tulis mereka, lapor The Guardian.  

"Sayangnya, setelah 48 jam dirawat, pada hari Jumat, pasien mengalami serangan jantung lagi, karena kematian otak. Meskipun telah dilakukan upaya tim medis, namun mereka gagal untuk menghidupkannya (Mahsa Amini) kembali dan pasien meninggal,” lanjutnya dalam unggahan di Instagram yang kini telah dihapus. 

Sementara itu, saksi mata mengklaim bahwa Mahsa Amini dipukuli di dalam mobil patroli yang bermaksud membawanya ke pusat penahanan.


Reaksi Atas Kematian Mahsa Amini


Pasukan keamanan Iran telah mengeluarkan pernyataan yang mengklaim bahwa Amini meninggal karena serangan jantung di pusat penahanan. 

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran Klaim Tembakkan Rudal dan Drone, Paksa Kapal Perang AS Mundur dari Teluk Oman

57 tahun lalu

Donald Trump Buka Peluang Bertemu Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei

57 tahun lalu

Iran Balas Serangan Amerika Pakai Rudal Angkatan Laut dan Drone Masif

57 tahun lalu

Melunak, Trump Tiba-Tiba Bilang Ingin Bertemu Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal