Siapakah Mahsa Amini? Ditangkap Usai Langgar Aturan Hijab, Kematiannya Picu Aksi Protes di Iran

Ami Heppy S
Perempuan Iran memotong rambut, membuka dan membakar jilbab sebagai bentuk protes atas kematian Mahsa Amini setelah dipukuli polisi moral. (Foto: tangkapan layar video/Twitter Masih Alinejad)

Dalam unggahan di Instagram, pihak rumah sakit mengklaim bahwa Mahsa Amini mengalami mati otak saat dibawa ke sana.  

"Resusitasi dilakukan pada pasien, detak jantung kembali dan pasien dirawat di unit perawatan intensif," tulis mereka, lapor The Guardian.  

"Sayangnya, setelah 48 jam dirawat, pada hari Jumat, pasien mengalami serangan jantung lagi, karena kematian otak. Meskipun telah dilakukan upaya tim medis, namun mereka gagal untuk menghidupkannya (Mahsa Amini) kembali dan pasien meninggal,” lanjutnya dalam unggahan di Instagram yang kini telah dihapus. 

Sementara itu, saksi mata mengklaim bahwa Mahsa Amini dipukuli di dalam mobil patroli yang bermaksud membawanya ke pusat penahanan.


Reaksi Atas Kematian Mahsa Amini


Pasukan keamanan Iran telah mengeluarkan pernyataan yang mengklaim bahwa Amini meninggal karena serangan jantung di pusat penahanan. 

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
4 jam lalu

Harga Minyak Dunia Mendidih usai Trump Ancam Bombardir Infrastruktur Iran

8 jam lalu

Perang Makin Sengit! Rudal Iran Mulai Tembus Sistem Pertahanan AS, Pangkalan Porak-poranda

14 jam lalu

Serangan AS ke Iran Tewaskan 53 Orang, Ratusan Luka

15 jam lalu

Trump Ancam Hancurkan Gunung Pickaxe Iran, Tempat Sembunyikan Nuklir

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal