Shin Bet: Keamanan Nasional Israel Terancam Runtuh gegara Ulah Kelompok Radikal Yahudi

Anton Suhartono
Shin Bet memperingatkan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu soal potensi runtuhnya sistem keamanan nasional (Foto: AP)

TEL AVIV, iNews.id - Badan intelijen dalam negeri IsraelShin Bet memperingatkan potensi runtuhnya sistem keamanan nasional. Pemicunya, serangan pemukim ilegal Yahudi terhadap warga Palestina dan properti mereka di Tepi Barat semakin meningkat.

Stasiun televisi Channel 12 melaporkan, peringatan itu disampaikan langsung Direktur Shin Bet Ronen Bar kepada Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.

"Meningkatnya kejahatan oleh pemukim di Tepi Barat bisa menyebabkan ledakan kekerasan dan pertumpahan darah lebih lanjut antara kedua pihak yang pada akhirnya menyebabkan runtuhnya keamanan nasional di Israel," demikian isi laporan Shin Bet kepada Netanyahu, seperti dilaporkan kembali Anadolu, Jumat (23/8/2024).

Pemimpin oposisi Israel Yair Lapid menyebut laporan Bar itu sebagai peringatan serius serta ancaman bahaya berikutnya setelah perang di Jalur Gaza.

"Pemerintah tidak akan bisa beralasan 'kami tidak tahu'. Perdana menteri tidak akan bisa mengatakan, 'Mereka tidak menarik kerah jas saya'. Mereka telah diperingatkan. Pemerintahan bencana sekali lagi bergerak menuju keruntuhan keamanan nasional selanjutnya,” kata Lapid, di media sosial X.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kendaraan Taktis Pasukan Perdamaian Internasional Tiba di Gaza, Personel Menyusul

57 tahun lalu

Israel Incar Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei, Siap Perang Lagi 

57 tahun lalu

Tegas! Iran Tak Akan Biarkan Lebanon Jadi Bulan-bulanan Israel

57 tahun lalu

Viral Ari Lasso dan Dearly Djoshua Ingin Nikah di Israel, Tahun Ini?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal