Setelah Facebook, Rusia Blokir Instagram gegara Halalkan Ujaran Kebencian dan Kekerasan

Anton Suhartono
Rusia blokir Instagram mulai 14 Maret (Foto: Reuters)

Isi email internal Meta yang dilihat Reuters mengungkap, perubahan kebijakan sementara itu telah diterapkan di Armenia, Azerbaijan, Estonia, Georgia, Hongaria, Latvia, Lithuania, Polandia, Rumania, Rusia, Slovakia, dan Ukraina.

Bukan hanya itu, pengguna Facebook dan lainnya diperbolehkan mengunggah seruan kematian bagi Putin atau Presiden Belarusia Alexander Lukashenko.

Rusia lebih dulu memblokir Facebook pada awal Maret sebagai respons atas pembatasan akses terhadap media-media pemerintah. Roskomnadzor mengungkap ada 26 kasus diskriminasi terhadap media Rusia oleh Facebook sejak Oktober 2020, termasuk pembatasan terhadap stasiun televisi RT serta kantor berita RIA.

Meta membatasi akses ke RT dan Sputnik di seluruh Uni Eropa bahkan secara global serta mengapus konten-kontennya dari halaman Facebook dan Instagram.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Zelensky Kirim Surat ke Putin, Ajak Bertemu 4 Mata Bahas Perang

57 tahun lalu

Geger! Sarwendah Hapus Nama-Nama Brand dari Bio Instagram, Kena Cancel Culture?

57 tahun lalu

AHY Pimpin Konsultasi Bilateral, RI-Rusia Siap Perkuat Kerja Sama Perkapalan dan Sektor Maritim

57 tahun lalu

Kecam Israel, Rusia: Lebanon Akan Mengalami Nasib yang Sama seperti Gaza

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal