Serukan Amendemen Konstitusi, Kim Jong Un: Korut dan Korsel Sudah Tak Mungkin Lagi Bersatu

Ahmad Islamy Jamil
Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un. (Foto: KCNA via Reuters)

PYONGYANG, iNews.id – Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, pada awal pekan ini menyerukan amandemen konstitusi negaranya untuk mengubah status Korea Selatan menjadi negara yang terpisah. Dia pun memperingatkan bahwa meskipun Korut tidak menginginkan perang, negara tersebut tidak akan mengelak jika itu terjadi.

Dalam pidatonya di Majelis Rakyat Tertinggi (Parlemen Korut), Kim mengatakan bahwa penyatuan Korut dengan Korsel sudah tidak mungkin lagi dilakukan. Dia pun menuduh Seoul berupaya untuk meruntuhkan rezim Pyongyang dan melakukan penyatuan dua Korea melalui cara absorbsi (penyerapan) Korut ke dalam Korsel.

“Kami tidak menginginkan perang tetapi kami tidak punya niat untuk menghindarinya,” kata Kim seperti dikutip KCNA, Senin (15/1/2024).

Kantor berita Korut itu mengungkapkan, setelah keluarnya deklarasi Kim tersebut, tiga organisasi yang menangani unifikasi dan pariwisata antar-Korea akan ditutup. Langkah tersebut dilakukan Pyongyang tatkala ketegangan semakin memburuk di Semenanjung Korea, baru-baru ini. 

Korut terus melakukan serangkaian uji coba rudalnya, dari jarak pendek hingga jarak jauh. Beberapa di antaranya bahkan memiliki kemampuan nuklir. Sementara Amerika Serikat gencar melakukan latihan militer bersama Korsel dan Jepang, sembari mengerahkan kapal-kapal perangnya ke kawasan perairan Asia Timur.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
6 jam lalu

Influencer Andrew-Tristan Tate Ditangkap di AS terkait Dugaan Pemerkosaan dan Prostitusi

7 jam lalu

Brutal! Serangan Iran ke Pangkalan Yordania Tewaskan 2 Tentara AS, 1 Personel Hilang

11 jam lalu

Perang AS-Iran Makin Membara, AS Desak Warganya Tak Kunjungi Timur Tengah

1 hari lalu

Trump Tuduh Rusia Ikut Campur Pilpres AS 2020, Kremlin: Tak Berdasar!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal