Serangan Rudal Armenia Tewaskan 19 Warga Sipil Azerbaijan

Anton Suhartono
Serangan rudal Armenia ke Azerbaijan menewaskan setidaknya 19 warga sipil (Foto: AFP)

Dia mendesak Armenia dan Azerbaijan untuk segera mencapai solusi diplomatik guna mengakhiri konflik di Nagorno-Karabakh.

Pertempuran di Nagorno-Karabakh memasuki bulan kedua atau sejak 27 September, menewaskan lebih dari 1.000 orang, termasuk warga sipil.

"Menekan kepada para pemimpin mematuhi komitmen untuk menghentikan permusuhan dan mengejar solusi diplomatik," demikian pernyataan Deplu AS.

Gencatan senjata terbaru yang dimediasi AS akhir pekan lalu hanya seumur jagung. Beberapa jam setelah kesepakatan, kedua pihak saling menyerang. Ini merupakan kegagalan gencatan senjata untuk kali ketiga di mana kesepakatan sebelumnya dimediasi oleh Rusia dan Prancis.

Komunitas internasional berupaya mencegah perang Armenia dan Azerbaijan yang bisa meluas, kemungkinan melibatkan kekuatan Turki, yang merupakan sekutu Azerbaijan, serta Rusia, yang memiliki perjanjian pakta pertahanan dengan Armenia.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran Bantah Klaim AS Sistem Pertahanannya Hancur: Jangan Percaya Musuh!

57 tahun lalu

Terungkap, Serangan Rudal Iran Hancurkan Hanggar Pesawat Pangkalan Udara Israel

57 tahun lalu

Terungkap! AS Tak Bantu Israel Tangkis Serangan Rudal Iran

57 tahun lalu

AS dan Iran Kembali Saling Serang, Gencatan Senjata di Ujung Tanduk

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal