Serangan Ganas Iran Rusak 17 Fasilitas Militer dan Diplomatik AS di Timur Tengah

Anton Suhartono
Sedikitnya 17 fasilitas militer, kantor misi diplomatik, dan sistem pertahanan udara Amerika Serikat di Timur Tengah rusak akibat serangan rudal dan drone Iran (Foto: AP)

NEW YORK, iNews.id - Sedikitnya 17 fasilitas militer, kantor misi diplomatik, dan sistem pertahanan udara Amerika Serikat (AS) di Timur Tengah rusak akibat serangan rudal dan drone Iran sejak dimulainya perang pada 28 Februari lalu.

Hasil analisis The New York Times (NYT) mengungkap,  setidaknya 11 dari fasilitas yang rusak adalah pangkalan atau instalasi militer. Jumlah tersebut mewakili hampir setengah dari seluruh fasilitas AS di kawasan tersebut.

Kerusakan sistem pertahanan udara termasuk di antara kerugian paling besar. Berdasarkan citra satelit, kerusakan terbesar dialami radar peringatan dini senilai 1,1 miliar dolar AS di dekat Umm Dahal, Qatar. Radar tersebut dirancang untuk mendeteksi cakupan dalam radius 4.800 kilometer.

Iran juga menyerang komponen sistem pertahanan udara, Terminal High Altitude Area Defense (THAAD).

Seorang anggota Kongres AS mengatakan kepada NYT, hasil penilaian Departemen Pertahanan (Pentagon) memperkirakan, kerusakan pada bangunan Markas Besar Armada Kelima Angkatan Laut AS di Bahrain sekitar 200 juta dolar AS. Fasilitas itu diserang pada 28 Februari atau hari pertama perang berkecamuk.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump: Kami Bisa Tembak Iran Lagi!

57 tahun lalu

Menteri Radikal Israel Ben Gvir Batal ke AS, Dipersulit Dapat Visa?

57 tahun lalu

Dominasi Pizza Hut Memudar hingga Dilego Pemilik Rp47,8 Triliun

57 tahun lalu

Acuhkan Trump, Israel Tolak Tinggalkan Lebanon meski AS-Iran Berdamai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal