Pada hari yang sama, kebakaran juga dilaporkan terjadi di zona industri di Fujairah setelah serangan drone. Tim pertahanan sipil dikerahkan untuk memadamkan api, dan tidak ada korban luka dilaporkan.
Sebelumnya, pusat minyak Fujairah juga sempat kebakaran setelah puing drone jatuh saat dicegat, pada Sabtu lalu. Insiden ini terjadi hanya tiga hari setelah dua drone jatuh di dekat Bandara Dubai dan melukai empat orang.
Kementerian Pertahanan Uni Emirat Arab mengatakan, sedikitnya enam orang telah tewas sejak perang dimulai pada 28 Februari. Korban terdiri dari empat warga sipil serta dua personel militer yang tewas dalam kecelakaan helikopter akibat gangguan teknis.
Iran telah membenarkan serangan terhadap negara-negara Teluk dengan alasan keberadaan pangkalan militer Amerika Serikat di wilayah tersebut menjadikan negara-negara itu sebagai target sah. Pernyataan ini muncul setelah serangan udara gabungan Amerika Serikat dan Israel ke Teheran pada 28 Februari.
Namun dalam praktiknya, sejumlah infrastruktur sipil di kawasan Teluk ikut terdampak, termasuk bandara, pelabuhan, fasilitas minyak, hingga berbagai landmark penting. UEA, yang menormalisasi hubungan dengan Israel pada 2020, menjadi salah satu negara yang paling sering menjadi sasaran serangan.