Senat AS Batalkan Mosi untuk Menolak Pemakzulan Donald Trump

Anton Suhartono
Donald Trump (Foto: AP)

Pemimpin Mayoritas Senat dari Partai Demokrat Chuck Schumer menyebut bahwa argumen Paul salah besar. 

Upaya untuk memakzulkan Trump di Senat memang sulit karena Demokrat membutuhkan 17 suara tambahan dari Republik untuk mewujudkan rencana itu. Pasalnya untuk memakzulkan seseorang butuh dukungan dari dua per tiga anggota Senat. Hasil dari mosi ini setidaknya memberikan gambaran mengenai komposisi suara saat sidang nanti.

Ada perdebatan pendapat di kalangan para ahli tentang apakah Senat bisa menggelar sidang pemakzulan Trump saat ini meskipun sudah tidak menjabat presiden. 

Namun lebih banyak yang berpendapat pemakzulan yang terlambat masih sesuai konstitusi. Alasannya presiden yang dianggap melanggar selama masa jabatannya tidak kebal dari proses yang ditetapkan Konstitusi sehingga tetap harus dimintai pertanggungjawaban.

Selain itu, Konstitusi mengamanatkan proses pemakzulan dapat mengakibatkan diskualifikasi dari jabatannya di masa depan, sehingga masih ada masalah aktif yang harus diselesaikan Senat. Artinya, jika pemakzulan diterima maka Trump tak bisa lagi mencalonkan diri sebagai presiden AS pada 2024.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

DPR Siap Bahas Aturan Baru untuk Menindak Pelaku dan Pengkampanye LGBT

57 tahun lalu

Hubungan AS-Iran, Trump Sebut Damai Sudah Dekat

57 tahun lalu

Pakistan Indikasikan AS-Iran Segera Teken Perjanjian Damai

57 tahun lalu

Trump Klaim AS-Iran Sepakat Damai, Begini Respons Teheran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal