Tank Israel Tembus Garis Kuning
Pelanggaran paling mencolok terjadi ketika tank-tank Israel melaju keluar dari Garis Kuning, yakni batas penarikan pasukan yang disepakati dalam perjanjian gencatan senjata antara Israel dan Hamas. Langkah ini membuat puluhan warga Gaza terkepung dan berada dalam ancaman langsung.
Kantor Media Pemerintah Gaza menyebut pasukan Israel telah maju sekitar 300 meter ke wilayah timur Kota Gaza, khususnya di distrik Shujayea.
“Nasib banyak keluarga belum diketahui di tengah penembakan yang menargetkan wilayah itu,” ujar pihak kantor media seperti dikutip Al Jazeera, Jumat (21/11/2025).
Aksi ini dipandang sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap kesepakatan yang mewajibkan Israel menahan diri dari operasi ofensif.
Garis Kuning, batas tak bertanda bagi posisi pasukan Israel, disepakati sebagai zona aman bagi warga setelah pasukan Israel mundur. Namun Israel kemudian memasang blok dan rambu baru lebih dalam ke wilayah Gaza tanpa penandaan penuh.
Akibatnya, banyak warga tidak mengetahui batas yang sebenarnya, bahkan tanpa sadar mendekati area yang kini dianggap Israel sebagai zona militer.
Warga menyebut situasi ini seperti “kurungan”, karena mereka dipaksa bergerak ke wilayah barat Gaza yang semakin padat dan tidak lagi aman.