Selain Sistem Anti-Stall, Boeing Akui Ada Kecacatan di Sayap Pesawat 737 Max 8

Nathania Riris Michico
Boeing 737 Max 8 (FOTO: Joe Raedle/Getty Images/ AFP)

"Ini adalah perangkat yang dianggap kritis karena jika bilah tepi terdepan tidak menyebar secara simetris, mungkin ada perbedaan daya angkat yang bisa berbahaya terutama pada saat lepas landas dan mendarat," kata seorang pakar aeronautika, kepada AFP tanpa menyebut nama.

Pesawat-pesawat itu di-grounded setelah 346 orang tewas dalam dua kecelakaan mematikan, yang pertama di Indonesia pada Oktober diikuti oleh jenis yang sama di Ethiopia pada Maret.

Saat ini Boeing masih melakukan pekerjaan perbaikan perangkat lunak yang akan memungkinkan Max 8 untuk terbang lagi. Namun ada perbedaan dalam cara melatih pilot perihal perangkat lunak yang baru antara AS dan Kanada.

AS percaya pelatihan pada komputer atau tablet sudah cukup untuk pilot berpengalaman, tetapi Kanada ingin adanya pelatihan yang menggunakan simulator penerbangan.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Spesifikasi Pesawat Pengebom B-52 AS yang Jatuh Tak Berbekas, Dijuluki Bongsor Jelek dan Gendut

57 tahun lalu

Danantara Kaji Perusahaan Leasing untuk Beli 50 Pesawat Boeing: Cari yang Paling Menguntungkan

57 tahun lalu

Danantara Kaji Bentuk Perusahaan Leasing untuk Beli 50 Pesawat Boeing

57 tahun lalu

Boeing Dihukum Bayar Rp599 Miliar ke Keluarga Korban Kecelakaan 737 MAX

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal