Sekjen PBB Kecam Serangan Bom Pager di Lebanon: Objek Sipil Tak Boleh Dijadikan Senjata!

Anton Suhartono
Antonio Guterres menegaskan perangkat-perangat yang biasa digunakan warga sipil seharusnya tak dijadikan senjata (Foto: AP)

“Penargetan serentak terhadap ribuan orang, baik warga sipil maupun anggota kelompok bersenjata, tanpa mengetahui siapa yang memiliki perangkat yang ditargetkan, lokasi mereka, dan lingkungan sekitar mereka pada saat serangan terjadi, melanggar hukum hak asasi manusia internasional dan, sejauh berlaku, hukum humaniter internasional,” ujarnya.

Lebanon dilanda gelombang baru ledakan perangkat komunikasi pada Rabu (18/9/2024) sore. Bukan hanya pager, beberapa alat komunikasi lain, seperti walkie talkie, juga meledak. Perangkat-perangkat itu dibeli para pemiliknya sektar 5 bulan lalu.

Beberapa pakar menjelaskan perangkat komunikasi itu telah dipasangi bahan peledak sebelumnya dengan berat sekitar 20 gram. Itu yang menyebabkan perangkat meledak dengan kekuatan cukup besar untuk melukai, bahkan membunuh penggunanya.

Sumber keamanan mengatakan kepada Sky News Arabia, pager-pager tersebut ditanam bahan peledak oleh intelijen Israel Mossad sebelum dikirim ke Lebanon. Bahan peledak itu dipasang pada baterai yang akan meledak jika suhu naik.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

Trump Dilaporkan Dukung Presiden FIFA Infantino Jadi Sekjen PBB, Gantikan Guterres

6 hari lalu

Perang di Mana-Mana, Israel Kekurangan Tentara dan Tank Parah

16 hari lalu

Lebanon Rugi Rp72 Triliun akibat Serangan Israel sejak 2 Maret, Belum Termasuk Kerusakan Ekonomi

21 hari lalu

Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon Selatan, Netanyahu Sebut Hizbullah Masih Mengancam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal