Seekor Paus Mati di Filipina, di Perutnya Ada 40 Kg Sampah Plastik

Anton Suhartono
Ikan paus Cuvier berparuh mati di Filipina (Ilustrasi, Foto: AFP)

MANILA, iNews.id - Seekor paus ditemukan mati di pantai Filipina. Tragisnya, di perut paus itu ditemukan sampah plastik seberat 40 kilogram. Para aktivis menyebut, ini merupakan kasus kematian paus terburuk.

Kelompok lingkungan menyebut Filipina sebagai salah satu negara dengan pencemar laut terbesar di dunia karena kebergantungan pada plastik sekali pakai.

Dalam kasus terbaru, paus Cuvier berparuh ditemukan mati pada Sabtu (16/3/2019) di pantai Kota Mabini, Provinsi Compostela Valley. Hewan mamalia sepanjang 4,7 meter tersebut terdampar sejak Jumat. Upaya untuk melepaskannya gagal karena paus itu selalu kembali lagi ke perairan dangkal.

Kelompok lingkungan melakukan nekropsi pada paus dan menemukan sekitar 40 kilogram sampah plastik, dalam bentuk tas belanja dan karung beras.

Direktur D'Bone Collector Museum, Darrell Blatchley, yang turut membantu pemeriksaan, paus tersebut mati kelaparan dan tidak bisa makan karena sampah plastik memenuhi perutnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Brutal! Siswa Ngamuk Tembaki SMA di Filipina, 3 Orang Tewas 5 Luka

57 tahun lalu

Gempa Dahsyat M7,8 Filipina, Warga Syok Dasar Laut kini Jadi Daratan

57 tahun lalu

Dasar Laut Terangkat hingga 2 Meter, Gempa Dahsyat M7,8 Ubah Peta Pesisir Filipina

57 tahun lalu

Ini Penyebab Dasar Laut Filipina Terangkat 2 Meter akibat Gempa Dahsyat M7,8

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal