Secercah Harapan, Ukraina dan Rusia Sepakat Negosiasi

Anton Suhartono
Ukraina dan Rusia sepakat negosiasi (Foto: Reuters)

Di Moskow, Presiden Vladimir Putin menuduh militer dan kelompok nasionalis menjadikan warga sipil sebagai tameng.

"Saya sekali lagi mengimbau personel militer angkatan bersenjata Ukraina, jangan biarkan neo-Nazi dan (nasionalis radikal Ukraina) menggunakan anak-anak, istri, dan orangtua sebagai tameng manusia. Rebutlah kekuasaan dengan tangan Anda," kata Putin, dalam pernyataannya di televisi bersama Badan Keamanan Rusia. 

Putin sejak awal menegaskan akan melucuti militer dan "denazifikasi" kepemimpinan Ukraina sebagai alasan utama menyerang Ukraina. 

Dia menuduh Ukraina membantai atau melakukan genosida warga Rusia asli yang tinggl di Ukraina timur. Ukraina serta negara Barat menepis tuduhan dan menyebutnya sebagai propaganda tak berdasar.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Zelensky Kirim Surat ke Putin, Ajak Bertemu 4 Mata Bahas Perang

57 tahun lalu

AHY Pimpin Konsultasi Bilateral, RI-Rusia Siap Perkuat Kerja Sama Perkapalan dan Sektor Maritim

57 tahun lalu

Kecam Israel, Rusia: Lebanon Akan Mengalami Nasib yang Sama seperti Gaza

57 tahun lalu

AHY Temui Diaspora di Rusia, Ajak Kolaborasi Dukung Program Pembangunan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal