Sebut Pengguna Gojek Indonesia Miskin, Bos Perusahaan Taksi Malaysia Minta Maaf

Anton Suhartono
Shamsubahrin Ismail (Foto: The Star)

KUALA LUMPUR, iNews.id - Bos sekaligus pendiri perusahaan taksi Malaysia Big Blue Taxi Shamsubahrin Ismail, Rabu (28/8/2019), meminta maaf kepada masyarakat Indonesia dan para driver Gojek setelah menyebut negara dan warga RI miskin.

Ismail mengaku mendapat banyak kritikan dari warga Indonesia melalui akun media sosialnya.

"Saya berharap tidak ada demonstrasi, terkait dengan hubungan kedua negara," kata Ismail, dalam jumpa pers, seperti dilaporkan The Star.

Pernyataannya itu disampaikan terkait ancaman para driver Gojek di Indonesia yang akan berunjuk rasa di Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta pada 3 September 2019 jika Ismail tak meminta maaf.

Ismail menjadi sasaran hujatan warganet Indonesia atas pernyataannya yang menghina Gojek dan para pengguna jasa transportasi online itu. Dalam tayangan video yang menjadi viral, dia menyebut Gojek merupakan layanan transportasi online yang hanya dimanfaatkan masyarakat miskin di Jakarta serta kota besar lain seperti di Thailand.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polda Metro Gagalkan Peredaran Narkoba Jaringan Malaysia, Disamarkan Jadi Beras India

57 tahun lalu

Viral Influencer Malaysia Ubah Lirik Lagu Rollerblade No Na, Netizen Murka!

57 tahun lalu

Mengejutkan! Turis Malaysia yang Viral Hina Warga China Bau Ternyata Polisi

57 tahun lalu

Bareskrim Tangkap Pengendali Uang Bandar Narkoba Fredy Pratama di Malaysia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal