Sawit Malaysia-Indonesia Diboikot, Ini Ancaman Mahathir ke Uni Eropa

Nathania Riris Michico
PM Malaysia Mahathir Mohamad. (FOTO: AFP)

"Jika mereka terus mengambil tindakan terhadap kami, kami akan berpikir untuk membeli pesawat terbang dari China atau negara lain," katanya, seperti dilaporkan Bernama, Senin (25/3/2019).

Namun, Mahathir menegaskan bahwa dia tidak "menyatakan perang" terhadap Uni Eropa, karena negaranya membutuhkan barang-barang dari blok tersebut. Banyak anggota Uni Eropa merupakan mitra dagang utama Malaysia.

Pernyataan Mahathir muncul menjelang pameran pertahanan internasional lima hari yang dimulai pada Senin (25/3) di pulau resor Langkawi, tempat perwakilan produsen senjata global berkumpul.

Setiap pembatasan minyak sawit oleh Uni Eropa dapat secara serius melukai petani yang mewakili basis pemilih penting di Malaysia dan Indonesia.

Kedua negara berjuang ini berjuang memacu permintaan minyak kelapa sawit, yang digunakan dalam segala hal mulai dari sabun hingga cokelat.

Anggota parlemen Prancis baru-baru ini memilih untuk menghapus minyak kelapa sawit dari skema biofuel negara itu mulai tahun depan.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Alasan Tyo Nugros Dicekal ke Malaysia Akhirnya Terungkap, Terkait KPKNL!

57 tahun lalu

Harga TBS Sawit Anjlok Signifikan, 300 Perusahaan bakal Diperiksa

57 tahun lalu

Al Ghazali Jadi Drummer Konser Dewa 19 di Malaysia, Gantikan Tyo Nugros!

57 tahun lalu

Viral Tyo Nugros Batal Tampil pada Konser Dewa 19 di Malaysia, Alasannya Mengejutkan!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal