Saudi: Tak Ada Perdamaian dengan Israel sampai Palestina Merdeka dan Perang Gaza Berakhir!

Anton Suhartono
Pangeran Faisal bin Farhan menegaskan Arab Saudi tak akan menormalisasi hubungan dengan Israel sampai Palestina merdeka (Foto: AP)

Faisal juga menegaskan, perundingan normalisasi hubungan dengan tidak bisa dilakukan selama Israel melakukan praktik genosida di Gaza.

"(Perundingan) Hanya dapat dimulai, pertama-tama jika konflik di Gaza berakhir dan penderitaan rakyat Gaza berkurang," ujarnya. 

Tidak ada alasan, kata dia, untuk membahas normalisasi hubungan di saat kematian, penderitaan, dan kehancuran masih terjadi di Gaza.

"Kemudian kita harus membicarakan pembentukan negara Palestina. Dan setelah itu tercapai, tentu saja kita bisa membicarakan normalisasi," ujarnya.

Pernyataan Pangeran Faisal ini menandakan sikap paling jelas Saudi sejauh ini, mengaitkan pengakuan Israel dengan kemajuan solusi dua negara. Saudi secara konsisten memasukkan kemerdekaan Palestina sebagai syarat pengakuan atau normalisasi hubungan dengan Israel.

Sementara itu Perjanjian Abraham sejauh ini telah mendamaikan Israel dengan Uni Emirat Arab, Bahrain, Sudan, dan Maroko.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

10.000 Lebih Jenazah Warga Gaza Masih Terkubur di Reruntuhan, Terancam Tak Bisa Diidentifikasi

57 tahun lalu

Israel Gempur Lebanon Bikin Iran Murka, Trump: Seharusnya Tak Terjadi

57 tahun lalu

Iran Pertanyakan Kesepakatan Damai dengan AS usai Israel Serang Lebanon Lagi

57 tahun lalu

Menteri Radikal Israel Smotrich Serukan Penghancuran Gedung-Gedung di Ibu Kota Beirut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal