Satu per Satu Miliarder AS Merapat ke Trump, Giliran Bos Meta Mark Zuckerberg

Anton Suhartono
Mark Zuckerberg bertemu Donald Trump di kediaman Mar-a-Lago, Florida (Foto: AP)

Dia menambahkan Zuckerberg merupakan satu dari sekian banyak pengusaha serta pemimpin bisnis yang mendukung pemerintahan Trump. Para miliarder juga percaya Trump merupakan agen perubahan dan agen kemakmuran serta ingin membantunya mencapai tujuan tersebut.

"(Zuckerberg) jelas memiliki kepentingan sendiri, perusahaan sendiri, dan agendanya, tapi dia telah menjelaskan dia ingin mendukung  pembaruan Amerika di bawah kepemimpinan Presiden Trump," ujarnya.

Zuckerberg merupakan salah satu pengusaha pertama yang memberi selamat kepada Trump atas kemenangannya dalam Pilpres AS 2024 pada 5 November lalu.

Dia menyebut hasil pilpres AS sebagai kemenangan yang menentukan. Selain itu Zuckerberg berharap bisa bekerja sama dengan Trump dan pemerintahannya.

Bos raksasa teknologi lain yang sudah lebih dulu merapat adalah Elon Musk. Pemilik platform media sosial X itu bahkan dilibatkan Trump di pemerintahannya yakni memimpin Departemen Efisiensi Pemerintah.

Meski demikian Musk tak dibayar untuk jabatannya itu dan masa tugasnya akan berakhir pada Juli 2026. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AS Kendalikan Aset Iran Rp1.870 Triliun, Kalau Dicairkan Harus Dipakai Beli Pangan Produk Amerika

57 tahun lalu

Status Triliuner Elon Musk Hilang usai Saham SpaceX dan Tesla Anjlok

57 tahun lalu

Harga BBM di AS Belum Turun Signifikan, Trump Sebut Konsumen Ditipu

57 tahun lalu

AS Tak Akan Usik Program Rudal Balistik Iran dalam Perundingan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal