Santer Isu Normalisasi Hubungan Arab Saudi dan Israel, Palestina Bakal Dapat Apa?

Ahmad Islamy Jamil
Arab Saudi disebut-sebut Presiden AS Joe Biden tengah memulihkan hubungan dengan Israel. (Foto: Reuters)

Sementara Riyadh sendiri tidak mengambil langkah yang sama dengan dua tetangganya itu. Kerajaan yang diperintah oleh Raja Salman itu tetap menegaskan, tuntutan Palestina harus dipenuhi terlebih dulu sebelum hubungan Saudi-Israel dipulihkan.

Posisi Riyadh itu bakal menimbulkan hambatan politik bagi Netanyahu—yang menjadikan normalisasi hubungan dengan Arab Saudi sebagai tujuan utama kebijakan luar negerinya.

Pada Minggu (30/7/2023) kemarin, seorang anggota senior Partai Likud pimpinan Netanyahu, Yuli Edelstein, menampik rumor soal peluang pemulihan hubungan Israel-Saudi seperti yang diungkapkan Biden.

“Saya pikir masih terlalu dini untuk berbicara tentang kesepakatan yang sedang dikerjakan,” ujarnya kepada Radio Angkatan Darat Israel.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

10.000 Lebih Jenazah Warga Gaza Masih Terkubur di Reruntuhan, Terancam Tak Bisa Diidentifikasi

57 tahun lalu

Israel Gempur Lebanon Bikin Iran Murka, Trump: Seharusnya Tak Terjadi

57 tahun lalu

Iran Pertanyakan Kesepakatan Damai dengan AS usai Israel Serang Lebanon Lagi

57 tahun lalu

Menteri Radikal Israel Smotrich Serukan Penghancuran Gedung-Gedung di Ibu Kota Beirut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal