Sanksi Bertubi-tubi kepada Rusia Ternyata Tak Mempan, Rubel Hampir Kembali ke Posisinya

Anton Suhartono
Mateusz Morawiecki menegaskan sanksi Barat terhadap Rusia belum berhasil memukul perekonomian Rusia (Foto: Reuters)

WARSAWA, iNews.id - Perdana Menteri Polandia Mateusz Morawiecki menilai sanksi yang dijatuhkan negara-negara Barat terhadap Rusia belum mempan memukul perkonomian negara itu. Mata uang rubel berangsur pulih mengindikasikan sanksi yang dijatuhkan tidak mengenai sasarannya.

Amerika Serikat (AS) serta banyak negara lain, termasuk semua anggota Uni Eropa, memberlakukan pembatasan terhadap Rusia setelah menyerang Ukraina pada 24 Februari lalu.

“Saya harus mengatakan ini dengan sangat jelas, sanksi yang kita jatuhkan sejauh ini tidak berhasil. Bukti terbaiknya adalah nilai tukar rubel,” kata Morawiecki, saat berbicara di pusat pengungsi Otwock, dekat Warsawa, Sabtu (2/4/2022), seperti dikutip dari RT.

Dia menjelaskan, nilai tukar rubel kembali ke level sebelum agresi Rusia ke Ukraina. 

"Apa artinya? Ini berarti semua tindakan ekonomi, keuangan, anggaran, dan moneter tidak berjalan seperti diinginkan beberapa pemimpin. Ini perlu dikatakan dengan sangat tegas,” ujarnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
2 hari lalu

Rusia Ancam Serang Kiev saat Peringatan Berakhirnya PD II, Minta Diplomat Asing Mengungsi

Internasional
3 hari lalu

Ukraina Umumkan Gencatan Senjata Victory Day 5-6 Mei, Rusia Pilih Berbeda

Nasional
5 hari lalu

Bahlil Bagikan Kabar Baik, Minyak Rusia Sebentar lagi Masuk Indonesia

Internasional
7 hari lalu

Rusia Sebut Perang Lawan Ukraina dan Negara Barat soal Eksistensi: Eropa Ingin Kami Hancur

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal