Sadis! Junta Militer Myanmar Disebut Gunakan Pandemi Covid untuk Habisi Lawan Politik

Ahmad Islamy Jamil
Dalam sepekan terakhir, angka kematian per kapita akibat Covid di Myanmar melampaui Indonesia dan Malaysia. (Foto: Reuters)

“Mereka juga menangkapi para dokter yang mendukung gerakan protes sipil,” ungkapnya.

Wakil Menteri Informasi Myanmar, Zaw Min Tun, enggan menanggapi pertanyaan wartawan tentang tuduhan yang dilontarkan aktivis HAM itu. 

Surat kabar Global New Light of Myanmar yang dikelola pemerintah, dalam beberapa artikelnya yang terbit pada minggu ini mempropagandakan upaya junta dalam mengatasi pandemi Covid. Di antara upaya tersebut termasuk dorongan pemerintah untuk melanjutkan vaksinasi dan meningkatkan pasokan oksigen bagi masyarakat Myanmar.

Pemimpin junta Myanmar, Jenderal Min Aung Hlaing mengatakan, pemerintahannya juga berupaya mencari dukungan dari ASEAN dan “negara-negara sahabat” untuk menanggulangi wabah virus corona.

“Upaya harus dilakukan untuk memastikan kesehatan yang lebih baik bagi negara dan masyarakat,” klaimnya seperti dikutip surat kabar pelat merah itu.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
1 hari lalu

2 WNI Disandera di Myanmar, Pelaku Minta Tebusan Rp200 Juta

2 hari lalu

Viral 2 WNI Diduga Disekap hingga Diperas Rp220 Juta di Myanmar, Polri Turun Tangan

5 hari lalu

500 Lebih Pengungsi Rohingya Dikhawatirkan Tewas akibat Kapal Tenggelam

15 hari lalu

China Uji Coba Rudal di Samudra Pasifik usai Australia-Fiji Teken Kerja Sama Pertahanan

24 hari lalu

Markas Judol di Hayam Wuruk Pakai Pola Operasi ala Kamboja dan Myanmar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal