Komite Khusus PBB pada 14 November lalu merilis laporan terbaru yang mengungkap metode perang yang dilakukan Israel di Gaza identik dengan praktik genosida. Kematian massal warga sipil serta kondisi mengancam jiwa yang dialami warga Gaza merupakan situasi yang disengaja.
"Sejak awal perang, pejabat Israel secara terbuka mendukung kebijakan yang merampas kebutuhan pokok warga Palestina yang diperlukan untuk bertahan hidup, makanan, air, dan bahan bakar," bunyi laporan komite.
Laporan juga menyebutkan Israel melakukan campur tangan secara sistematis serta melanggar hukum terhadap bantuan kemanusiaan yang sangat dibutuhkan warga Palestina untuk bertahan hidup, dengan memanfaatkannya demi keuntungan politik dan militer.
Israel juga sengaja menahan bantuan ke Gaza serta melakukan kecerobohan yang dampaknya menimbulkan korban warga sipil.
Terpisah, Kantor HAM PBB mengungkap hampir 70 persen dari total korban tewas serangan Israel di Jalur Gaza adalah perempuan dan anak-anak.