Rusia Uji Coba Rudal Jelajah Burevestnik Bertenaga Nuklir, Jangkau Target 14.000 Km

Anton Suhartono
Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan keberhasilan uji coba rudal jelajah terbaru bertenaga nuklir (Foto: Kemhan Rusia)

Setelah itu Putin merespons dengan memerintahkan persiapan infrastruktur untuk pengoperasian Burevestnik.

"Kita perlu menentukan kemungkinan penggunaannya dan mulai mempersiapkan infrastruktur untuk menyebar senjata-senjata ini ke militer kita," kata Putin, kepada Gerasimov.

Putin mengklaim rudal tersebut kebal terhadap sistem pertahanan rudal yang beroperasi saat ini dan yang akan datang, karena jangkauannya yang hampir tak terbatas dan kemampuan manuvernya yang tak terduga.

Burevestnik, NATO menyebutnya dengan Skyfall, mendapat penilaian rendah dari para pakar Barat. Penggunaan tenaga nuklir untuk rudal tersebut disebut tidak andal. Para pengamat juga menilai, rudal seperti itu bisa menimbulkan ancaman lingkungan. 

Putin pertama kali mengungkapkan pengembangan senjata ini pada 2018 saat menyampaikan pidato kenegaraan. Dia mengklaim senjata itu memiliki jangkauan tak terbatas, memungkinkannya mengelilingi dunia, tanpa terdeteksi oleh sistem pertahanan mana pun.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AS Mulai Tarik 5.000 Tentara dari Jerman, Imbas Ketegangan dengan NATO soal Iran

57 tahun lalu

Menkum Supratman Paparkan Capaian Posbankum Desa di Forum Hukum Internasional Rusia

57 tahun lalu

Trump Klaim Iran Setuju Fasilitas Nuklirnya Diperiksa

57 tahun lalu

Kesal! Trump: AS Bayar Mahal untuk Lindungi Eropa dari Serangan Rusia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal