Rusia Uji Coba Rudal Jelajah Burevestnik Bertenaga Nuklir, Jangkau Target 14.000 Km

Anton Suhartono
Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan keberhasilan uji coba rudal jelajah terbaru bertenaga nuklir (Foto: Kemhan Rusia)

Burevestnik, NATO menyebutnya dengan Skyfall, mendapat penilaian rendah dari para pakar Barat. Penggunaan tenaga nuklir untuk rudal tersebut disebut tidak andal. Para pengamat juga menilai, rudal seperti itu bisa menimbulkan ancaman lingkungan. 

Putin pertama kali mengungkapkan pengembangan senjata ini pada 2018 saat menyampaikan pidato kenegaraan. Dia mengklaim senjata itu memiliki jangkauan tak terbatas, memungkinkannya mengelilingi dunia, tanpa terdeteksi oleh sistem pertahanan mana pun.

AS dan Uni Soviet pernah mengembangkan rudal bertenaga nuklir selama Perang Dingin, namun akhirnya menghentikan proyek tersebut karena dianggap terlalu berbahaya.

Burevestnik dilaporkan mengalami ledakan pada Agustus 2019 saat uji coba di area tembak angkatan laut di Laut Putih, menewaskan lima insinyur nuklir dan dua personel angkatan laut. Ledakan itu juga memicu lonjakan radioaktivitas singkat yang memicu kekhawatiran di kota terdekat.

Para pejabat Rusia tidak pernah menyebutkan senjata yang meledak itu, namun AS menyebut Burevestnik.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
7 jam lalu

Iran Ingin Segera Capai Kesepakatan Nuklir dengan AS: Makin Cepat Lebih Baik!

Internasional
11 jam lalu

Menlu Iran Blak-blakan Tak Percaya dengan AS: Ada Kemungkinan Mereka Menipu!

Internasional
1 hari lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, Sekjen PBB: Ini Momen Genting Dunia

Internasional
2 hari lalu

Terungkap, Masih Ada Bom AS di Fasilitas Nuklir Iran yang Belum Meledak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal