Rusia Tuduh AS Terlibat dalam Serangan ke Krimea Pakai Bom Klaster, Pentagon Ogah Komentar

Anton Suhartono
Ilustrasi Pentagon enggan mengomentari tuduhan Rusia soal keterlibatan negaranya dalam serangan bom klaster di Sevastopol, Krimea (Foto: Reuters)

Para ahli di militer AS disebut terlibat dalam menentukan koordinat serangan Ukraina ke Krimea berdasarkan informasi dari satelit mata-mata.

Sementara itu berdasarkan data situs web pelacak penerbangan Flightradar24, drone pengintai RQ-4B Global Hawk AS berpatroli di Laut Hitam saat serangan berlangsung.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (kemlu) Rusia Maria Zakharova menyebut Ukraina sengaja menargetkan lokasi wisata yang sedang dipadati warga berjemur sebagai sasaran serangan. Tujuannya, kata Zakharova, karena kebencian maupun menimbulkan kepanikan.

Ukraina sebelumnya pernah menyerang Krimea menggunakan rudal ATACMS. Pada Mei, Rusia merontokkan 10 rudal ATACMS pada lintasan yang mengarah ke Jembatan Krimea.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran: Israel Ingin Sabotase Perjanjian Damai Iran-AS

57 tahun lalu

Diam-Diam Pemerintahan Trump Kontak Oposisi Israel, Ingin Singkirkan Netanyahu?

57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Turun usai AS-Iran Capai Kemajuan Perundingan Damai

57 tahun lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Ambles ke Rp17.843 per Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal