Rusia: Total 8 Unit Rudal S-300 Dikirim untuk Lindungi Suriah

Nathania Riris Michico
Sistem rudal pertahanan S-300 Rusia. (Foto: Deutsche Welle)

Rusia menyalahkan Israel dan menyebutnya menjadikan pesawat pengintai Rusia yang sedang terbang di atas Laut Mediterania sebagai tameng. Namun, Israel menepisnya.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova menyatakan tindakan pengecut Israel menjadi penyebab jatuhnya pesawat Il-20.

"Tragedi itu terjadi pada 17 September menyusul tindakan yang salah, tidak profesional, dan pengecut dari salah satu mitra kami, meskipun upaya Rusia untuk mengembangkan hubungan dengan Israel, termasuk ketika menyangkut masalah yang penting bagi mereka," kata Zakharova, seperti dilaporkan Sputnik, Jumat (28/9/2018).

Israel menolak disalahkan atas peristiwa itu. Netanyahu juga menegaskan Israel akan melanjutkan operasi militernya di Suriah.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
19 jam lalu

Skandal Jeffrey Epstein Guncang Israel, Ungkap Konflik Netanyahu dan Mantan PM Ehud Barak

Internasional
2 hari lalu

Mengenal Perjanjian Nuklir AS-Rusia New START yang Sudah Tak Berlaku

Internasional
2 hari lalu

Trump Tolak Tawaran Putin Perpanjang Kesepakatan Nuklir AS-Rusia New START

Internasional
3 hari lalu

Libatkan Ribuan Tenaga Medis, Global Sumud Flotilla Akan Bergerak ke Gaza dari Laut dan Darat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal