Rusia Tak Akan Mulai Perang dengan Ukraina, tapi...

Umaya Khusniah
Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov. (Foto: Reuters)

Keputusan menyerang Ukraina atau tidak, berada di tangan Presiden Vladimir Putin. 

Lavrov mencatat, AS menyarankan kedua pihak untuk berbicara tentang batasan penyebaran rudal jarak menengah, pembatasan latihan militer dan aturan untuk mencegah kecelakaan antara kapal perang dan pesawat. 

Dia mengatakan Rusia pernah mengusulkan untuk membahas masalah itu bertahun-tahun yang lalu. Sayang, Washington dan sekutunya tidak pernah membahasnya sampai sekarang.

Washington memperingatkan Moskow tentang sanksi jika menyerang Ukraina, termasuk hukuman yang menargetkan pejabat tinggi Rusia dan sektor ekonomi utama. 

Ditanya tentang kemungkinan sanksi, Lavrov mengatakan, Moskow telah memperingatkan Washington bahwa sanksi yang akan mereka berikan, akan sama dengan pemutusan hubungan.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Intelijen Israel Bisiki AS, Iran Ingin Bunuh Trump

57 tahun lalu

Situasi Timur Tengah Terkini: AS Hentikan Serangan ke Iran

57 tahun lalu

Netizen Heboh! Trump Disambut Karpet Biru, bukan Merah di Turki

57 tahun lalu

PM Israel Netanyahu: Perang Lawan Iran Belum Selesai!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal