Rusia Tahan Para Anggota Saksi Yehuwa dengan Tuduhan Ekstremisme

Nathania Riris Michico
Anggota Saksi Yehuwa. (Foto: AFP)

Awalnya didirikan di AS pada abad ke-19, mereka dikenal terutama dari tindakan mereka yang mendatangi rumah-rumah untuk mencari anggota baru.

Disebutkan, pada 2017 mereka memiliki 395 kelompok di Rusia dengan sekitar 175.000 anggota. Puluhan orang dilaporkan ditahan dalam beberapa bulan terakhir.

Pemerintah Finlandia menyatakan ratusan Saksi Yehuwa mengajukan permohonan suaka di sana sejak Rusia makin intensif melakukan tindakan keras.

Mayoritas penduduk Rusia mengidentifikasi diri sebagai Kristen Ortodoks Rusia.

Dalam laporan 2018, Komisi AS tentang Kebebasan Beragama Internasional menetapkan Rusia sebagai salah satu negara terburuk di dunia untuk kebebasan beragama.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AHY Pimpin Konsultasi Bilateral, RI-Rusia Siap Perkuat Kerja Sama Perkapalan dan Sektor Maritim

57 tahun lalu

Kecam Israel, Rusia: Lebanon Akan Mengalami Nasib yang Sama seperti Gaza

57 tahun lalu

AHY Temui Diaspora di Rusia, Ajak Kolaborasi Dukung Program Pembangunan

57 tahun lalu

Ngamuk! Rusia Bombardir Kiev Ukraina, Hancurkan Gedung Apartemen 24 Lantai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal