Rusia soal Sanksi AS: Tak Ada yang Bisa Paksa Kami untuk Menyenangkan Kehendak Amerika

Ahmad Islamy Jamil
Duta Besar Rusia untuk AS, Anatoly Antonov. (Foto: Reuters)

WASHINGTON DC, iNews.id – Sanksi yang dijatuhkan AS terhadap Moskow pasacaserangan di Ukraina tidak membuat Rusia goyah. Duta Besar Rusia untuk AS, Anatoly Antonov mengatakan, sanksi Washington DC untuk melemahkan ekonomi negeri beruang merah tidak akan mencapai tujuannya.

“Serangan sanksi berantai tidak akan mencapai tujuannya. Tidak ada cara untuk membuat orang-orang Rusia bertekuk lutut di hadapan ketidakbenaran,” ungkap Antonov dalam sebuah pernyataan yang diterbitkan Kedutaan Besar Rusia di AS lewat aplikasi Telegram, Jumat (25/3/2022), seperti dikutip kantor berita Sputnik

“Tidak ada yang akan bisa memaksa kami untuk mengorbankan kebaikan tanah air kami untuk menyenangkan kehendak Amerika Serikat dan sekutunya,” ujarnya.

Antonov pun mendesak para pejabat AS untuk menyelesaikan masalah negara mereka sendiri, daripada memaksakan diri dengan mengorbankan Rusia. Menurut dia, “paket” baru sanksi yang dijatuhkan Barat terhadap Moskow ditujukan untuk menghancurkan ekonomi dan merusak situasi politik domestik di Rusia. 

“Pihak berwenang AS ingin membungkam semua pembangkang dengan menista slogan yang mereka usung sendiri tentang kebebasan berbicara dan demokrasi,” kata Antonov.

Sebelumnya AS menjatuhkan sanksi terhadap ratusan anggota Duma Negara (Parlemen Rusia) karena mendukung tindakan Presiden Vladimir Putin untuk menyerang Ukraina. Padahal, menurut Antonov, para anggota legislatif itu hanya mengekspresikan posisi mereka sendiri demi membela kepentingan nasional Rusia.

Antonov menilai, sanksi yang diberikan AS terhadap para pejabat dan politisi Rusia lebih disebabkan ekspresi politik mereka hanya tidak sesuai dengan kemauan Washington DC. 

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran Klaim Tembakkan Rudal dan Drone, Paksa Kapal Perang AS Mundur dari Teluk Oman

57 tahun lalu

Melunak, Trump Tiba-Tiba Bilang Ingin Bertemu Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei

57 tahun lalu

Trump Jagokan Wapres JD Vance-Menlu Rubio Maju Pilpres AS 2028: Mereka Tak Terkalahkan!

57 tahun lalu

DPR AS Sahkan Resolusi Batasi Wewenang Trump dalam Perang Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal