Apalagi, pilot jet tempur Korsel tak melakukan kontak terlebih dulu dengan kru pesawat Rusia.
Pesawat pengebom juga diklaim tidak menyimpang dari jalur yakni lebih dari 25 kilometer dari pulau-pulau yang disengketakan itu.
"Itu bukan pertama kalinya pilot Korsel tidak berhasil mengganggu penerbangan Angkatan Udara Rusia di atas perairan netral Laut Jepang," kata kemhan, dikutip dari AFP.
Pejabat pertahanan Korsel sebelumnya mengatakan jet tempurnya melepaskan tembakan peringatan.
Namun Rusia memastikan tidak ada tembakan peringatan yang dilepaskan. Pasalnya, pilot Rusia pasti akan membalas tembakan itu.
"Seandainya pilot Rusia merasa terancam, responsnya tidak akan datang lama," kata pernyataan.